Membuat Aplikasi Android Sederhana

ok, lanjut dimari ya, biar load webnya gak berat. Nah di artikel ini kalian harusnya sudah berhasil buat hello world di android, sekarang langkah selanjutnya adalah membuat aplikasi sederhana.  Dari sini, kalian harus lebih aktif lagi untuk cari cari artikel dan tutorial sendiri di Internet, karena yang akan kita pelajari merupakan aplikasi yang sangat sederhana, yaitu bikin aplikasi konverter suhu.

New Project

Ok silakan bikin new project sepert ini, kasih nama dan icon sendiri ya biar bagus :D

Screenshot from 2014-06-07 06:41:04

Screenshot from 2014-06-07 06:41:51

 

next next lagi sampai finish hehe (dah penjelasannya cari ndiri di google ). Ok kalau sudah sekarang bikin interfacenya dengan cara drag n drop :D . Nanti hasilnya paling gak mirip seperti ini.

android suhu

ok, kalau udah sekarang waktunya koding :D .

pertama-tama buka file yang ada di folder src->com.example.namakelas (nama ini disetting waktu step dua bikin project)->MainActivity.java (defaultnya namanya MainActivity.java)

kalau udah sekarang buat sintaknya seperti ini

package com.example.konvertersuhu;
 
import android.support.v7.app.ActionBarActivity;
import android.support.v7.app.ActionBar;
import android.support.v4.app.Fragment;
import android.os.Bundle;
import android.view.LayoutInflater;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuItem;
import android.view.View;
import android.view.ViewGroup;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.os.Build;
 
public class MainActivity extends ActionBarActivity {
 
 
	private EditText celcius;
	private EditText reamur;
	private EditText fahrenheit;
 
	//method ini bakalan di panggil oleh element yang ada di desain
	public void clickCelcius(View target){
		double c , r, f;
		c = Double.parseDouble(celcius.getText().toString());
		r = (4 / 5.0 ) * c;
		f = (( 9 / 5.0 ) * c ) + 32;
 
		reamur.setText(String.format("%.2f", r));
		fahrenheit.setText(String.format("%.2f", f));
	}
 
	public void clickReamur(View target){
		double c , r, f;
		r = Double.parseDouble(reamur.getText().toString());
		c = (5 / 4.0 ) * r;
		f = (( 9 / 4.0 ) * r ) + 32;
 
 
		celcius.setText(String.format("%.2f", c));
		fahrenheit.setText(String.format("%.2f", f));
	}
	public void clickFahrenheit(View target){
		double c , r, f;
		f = Double.parseDouble(fahrenheit.getText().toString());
		f = f - 32;
		c = (5 / 9.0 ) * f;
		r = (( 4 / 9.0 ) * f );
 
		reamur.setText(String.format("%.2f", r));
		celcius.setText(String.format("%.2f", c));
	}
 
    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.fragment_main);
 
        //onCreate berarti baris akan dijalankan ketika aplikasi pertama kali jalan
        //R.id.(nama id yang ada di designernya)
		celcius = (EditText) findViewById(R.id.editText1);
		reamur = (EditText) findViewById(R.id.editText2);
		fahrenheit = (EditText) findViewById(R.id.editText3);
    }
 
 
    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
 
        // Inflate the menu; this adds items to the action bar if it is present.
        getMenuInflater().inflate(R.menu.main, menu);
        return true;
    }
 
    @Override
    public boolean onOptionsItemSelected(MenuItem item) {
        // Handle action bar item clicks here. The action bar will
        // automatically handle clicks on the Home/Up button, so long
        // as you specify a parent activity in AndroidManifest.xml.
        int id = item.getItemId();
        if (id == R.id.action_settings) {
            return true;
        }
        return super.onOptionsItemSelected(item);
    }
 
    /**
     * A placeholder fragment containing a simple view.
     */
    public static class PlaceholderFragment extends Fragment {
 
        public PlaceholderFragment() {
        }
 
        @Override
        public View onCreateView(LayoutInflater inflater, ViewGroup container,
                Bundle savedInstanceState) {
            View rootView = inflater.inflate(R.layout.fragment_main, container, false);
            return rootView;
        }
    }
 
}

nah, langkah terakhir adalah mengedit desainnya, sekarang cari tag buttonnya, lalu tambahkan onclick seperti ini

contoh yang button celcius

 <Button
        android:id="@+id/button1"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_alignBaseline="@+id/editText1"
        android:layout_alignBottom="@+id/editText1"
        android:layout_alignParentRight="true"
        android:minHeight="48dp"
        android:text="Klik"
        android:onClick="clickCelcius"
 
        />

ok, selesai silakan di running hehe :D , source lengkapnya ada dimari.

Membuat Aplikasi Android dengan Eclipse

sebenarnya ini adalah langkah selanjutnya dari bacaan artikel ini . Nah, setelah diinstal pasti langsung pengen mencoba membuat aplikasi android kan ya ? Ok langsung saja kita mulai.

Setelah instalasi selesai, maka langkah selanjutnya adalah restart eclipsenya, dan kemudian biasanya nih kalau belum ada SDK Managernya, akan disuruh menginstall SDK Tools terlebih dahulu.  Tinggal next-next dan finish.  Kalau ingin yang versi offline, kalian dapat mengunduhnya disini, http://developer.android.com/sdk/index.html .

Lalu sesuaikan directory SDKnya dengan cara klik window -> preferences -> android -> lalu arahkan directory ke hasil ekstrak sdktools tadi.

Screenshot from 2014-06-07 13:56:59

Ok, masalah belum berhenti sampai disini, klik lagi sdkManager lagi, lalu paling nggak install satu sdkPlatform, dan yang direkomendasikan. Next-next next finish (nunggu agak lama apalagi kalau pakai axis yang abis quotanya haha :p ) boleh diinstall semuanya, tapi bakalan gedhe banget downloadnya 

Screenshot from 2014-06-06 20:27:18

Screenshot from 2014-06-07 05:57:14

Dah, sekarang kita siap buat bikin aplikasi android, dengan cara klik file->new->android application project -> pilih next next next sesuai gambar, terus finish deh.  dann kalian dah berhasil bikin aplikasi android hello world :-D

Running

woh, masalah lagi nih, sekarang gimana cara runningnya ? ada dua hal, cara yang pertama dengan menggunakan virtual (android virtual device) atau dengan device android asli. inget!!  perangkat b, jangan nokia 3310  :-P.

oh ya cara bikinnya, nanti bakalan akan muncul popup android virtual device, nah kalau pengen pakai virtual ya klik manager, nanti bakalan muncul popup lagi, terus klik new, bikin-bikin device dan ok, siap digunakan.

Screenshot from 2014-06-07 14:16:41

ok, next bikin aplikasi sederhana hehe . . .

 

 

Bagaimana Semua Hewan Berasal ?

Karena pusing dengan TA, sekarang mari kita bermain dengan imajinasi untuk mengagumi penciptaan-Nya saja :D.  Taukah kamu bagaimana alam semesta ini terbentuk ? Menurut dari pelajaran yang diajarkan pada waktu sekolah dulu, alam semesta ini terbentuk secara tiba-tiba dari sebuah partikel yang lebih kecil dari atom tunggal yang  meledak. Ledakan besar yang bernama big bang. Dari sini juga semua materi dan energi tercipta.  Setelah itu lambat laun alam semesta kemudian menjadi dingin dan diselimuti oleh kegelapan.  Singkat cerita partikel-partikel yang berasal dari pecahan ledakan tersebut saling tarik menarik dan memadat membentuk planet dan bintang-bintang.  Planet dan bintang-bintang tersebut teratur sedemikian hingga seperti sekarang ini.

Bumi pada awalnya juga sama, dia berupa kumpulan debu-debu dan gas yang memadat yang ada di sekitar matahari.  Ketika bumi mendingin maka laut mulai terbentuk.  Air pasang dan surut membuat posisi bulan dan bumi seperti sekarang ini.  Lalu sudahkah ada hewan sampai saat ini ? ternyata dalam perdiksi adalah belum.

Di dalam lautan di bumi tersebut ternyata ada mikroba-mikroba perintis, mikroba ini mengenal lingkungannya.  Susunan organnya sangat sederhana, kemudian mereka saling berkembang biak dan karena terus menerus beradaptasi dengan lingkungannya, maka struktur organnya lambat laun berubah.  Inilah yang dinamakan evolusi.  Dari evolusi yang panjang itu maka akhirnya makhluk mikroba tadi menjadi makhluk yang kita kenal bernama hewan. Makhluk-makhluk itupun ada sebagian yang keluar dari laut, dan sebagian lagi tetap didalamnya, kemudian menjelajah bumi dan selalu menyesuakian lingkungannya.  Karena evolusi-evolusi tadi, akhirnya terbentuklah berbagai macam jenis hewan.  Jadi, singkat cerita kita bisa mengatakan bahwa semua hewan itu berasal dari air. Eh ternyata cocok sama al-qur’an (muga-muga gak salah ngerti ) :D

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”(S.21 Al-Anbiya` 30).

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”(Q.S An-Nur : 45).”

Sumber : Video Comos A Spacetime Odyssey

Mempersiapkan Eclipse untuk Membangun Aplikasi Android

Siapa sih yang gak kenal dengan aplikasi android ? salah satu sistem operasi dari smart phone yang banyak digunakan di Indonesia.  Hoho, sebagai mahasiswa informatika harusnya malu dong kalau tidak mencoba membuat aplikasi android hehe #ups.  Ok, sebelum mau membuat aplikasi pasti harus ada yang dipersiapkan dulu.  Selain laptop ada beberapa program yang digunakan untuk membuat aplikasi android salah satunya adalah eclipse.  Kenapa kok eclipse sih ? ya karena menurutku ini yang paling ringan dibanding dengan android studio. Oh ya sebelumnya kenalin dulu yakz, eclipse itu sebenarnya buat bikin aplikasi berbasis java, tapi dengan menggunakan plugin, maka eclipse ini dapat digunakan untuk membangun aplikasi android.

Ok, sebelum memulai, ada baiknya kalian download terlebih dahulu program eclipsenya.  Sampai tulisan ini ditulis, eclipse udah nyampai versi yang namanya kepler, kalau nanti download dapat yang lebih baru ya tentu lebih bisa dipakai.  Untuk downloadnya bisa maen ke link berikut.

Setelah itu buka eclipsenya, lalu mulai pasang plugin androidnya, caranya yaitu dengan klik help, install new software.

Pilih add, lalu isi seperti gambar dibawah ini.

add location eclipse

klik ok, lalu centang yang developer tools

 dev tools

Kalau sudah selesai restart eclipse, dan jeng-jeng agan sudah bisa bikin aplikasi android.   Tandanya yaitu, ketika agan mau bikin project baru, klik file -> new -> project ada pilihan android application seperti ini

android project

oke, eclipse siap digunakan untuk membuat aplikasi android :D, lalu bagaimana cara memulai membuatnya ? bagaimana tutorialnya ? haha, ntar kalau ada waktu tak tulis lagi

Implementasi Class Diagram

Hehe, sebelumnya mohon maaf jika ada kekurangan atau kesalahan ya, mohon dikritisi.

Kali ini kita akan belajar membuat aplikasi berdasarkan class diagram yang udah dibuat.  Oh ya, sebelumnya class diagram yang akan dipakai ini sebenarnya kurang efektif karena kurang reusable halah apa kuwi haha. 

Ok, langsung saja kita akan mulai buat aplikasi yang bernama diary.  aplikasi ini merupakan aplikasi sederhana dimana membutuhkan admin dan user.  admin merupakan pihak yang dapat membuatkan user, tapi tak diijinkan sedikitpun untuk melihat curhatan user hehe.

user dapat melihat dan mengisi diarynya sendiri secara berkala.  Nah untuk class diagram yang akan kita buat adalah  seperti ini .

diagram class

niatnya sih pakai DAO Pattern tapi kayaknya juga gak bisa disebut itu juga haha, karena gak ada interface buat DAOnya ( benerin sendiri ntar yakz -_-, ini tutorial malah bikin pusing  ), tetapi pada intinya paling nggak kita sudah bisa memisahkan pengaksesan data dari database dan bussiness logic.

hoho ok kodenya gimana, karena lagi sibuk mau ngerjain TA, ane upload aja berikut databasenya -_-. oh ya programnya ini program desktop,

menggunakan vb.net

.net framework 3.5

databasenya menggunakan mssql

alangkah lebih baik kalau dibuka di visual studio 2013, kalau gak ada ya sudah buka pake versi dibawahnya bisa juga kayaknya :D

aplikasi ini belum jadi, ya udah 50% sih, tapi pada intinya dalam pembelajaran kali ini bagaimana mengejawantahkan dari class diagram menjadi kode.

bagaimana enkapsulasi itu dilakukan, dan bagaimana membuat method atau attribut, terus apalagi ya, ya gitu doang sih haha.

Ingat pada pertemuan sebelumnya kalian sudah berdarah-darah bikin class diagram, masak iya ndak dipakai hehe, kalau ndak dipakai ya ntar pplnya gak seru hihi ( walau inti utamanya sih yang penting programnya jadi dan jalan :D )

Linknya dimari

 

Backup File dengan Fasilitas Cloud

Dahulu ketika masih Internet masih mahal dimana Rp 1 / KB atau bahkan lebih mahal dari itu, maka media terbaik dan paling murah untuk backup data adalah di hardisk eksternal maupun di flasdisk.  Permasalahannya adalah kadang orang bingung mana ya yang udah tak backup, mana yang belum, akhirnya file-file backupnya bernama lapora, laporaa, laporan akhir, laporan paling akhir, laporan paling paling akhir hahaha . . Dah gitu kadang flashdisknya ilang lagi dan terus tanpa di duga filenya yang di komputer ilang juga, ya udah deh harus rela ulang ngetik dari awal hehe

Tapi, sekarang cara seperti itu sepertinya sudah agak ketinggalan jaman, karena selain tidak aman juga dirasa kurang praktis apalagi sekarang biaya Internet sudah sangat murah :D .

Lalu apa metode terbaru buat backup data ? oke, kali ini ane kenalin dengan yang namanya cloud (awan).  Lho kok awan ? hehehe, itu cuman istilah broh, jadi ceritanya kita akan menyimpan file kita di suatu penyimpanan yang di Internet. Tentu lebih aman dong, kita gak perlu lagi memeriksa apakah file kita udah ke backup belum karena rata-rata penyedia cloud biasanya auto sinkron dengan folder kita :D . Macam-macam file awan pun banyak lho, yang paling terkenal menurut ane yaitu, google drive, one drive, ubuntu one, wuala dan dropbox.

Ok, ntar yang ane ulas cuman google drive ama one drive aja ye.

Google Drive

Merupakan suatu penyimpanan cloud yang disediain oleh google, google drive ini defaultnya kita dikasih space 15GB, cukup banyak kan ? dan enaknya lagi google drive ini tersinkron juga dengan email google kita (jadi misal kita dapet attachment dari gmail, kita bisa langsung simpan ke google drive ), menarik kan ? dan it’s free hoho.

Cara installnya mudah banget kok tinggal daftar dulu dimari http://drive.google.com  (oh ya kalau dah punya email google buat login bisa kok ). Nah nanti di pojok kiri bawah ada tulisan, pasang di komputer saya, terus itu di klik aja dan install deh (gak usah ane jelasin yakz cuman next next doang kok hehe ), nanti setelah selesai bakalan suruh milih folder di komputer mana yang mau di sinkron ama google drive, dan akhirnya foldernya bentuknya berubah jadi kayak gini.

gdrive

Setelah itu ya pas bikin TA atau laporan pkl disitu aja, kalau konek Internet bakalan langsung ke sinkron ke googlenya, jadi misal tiba-tiba laptopnya mbledug pun gak masalah, file tetep aman hoho (jane masalah juga sih -_- )

One Drive

One drive lho ya bukan one heart hehe, dulu namanya lebih keren lho skydrive, dengan lambang awan biru juga, gak tau kenapa diganti ? gosipnya gara-gara hak paten nama.  Skydrive ini punyaknya microsoft, sama kayak google tadi one drive juga ngasih fitur yang mirip. Secara default sih one drive ini diberikan space 7GB (lebih kecil sih emang -_- ). Nah kalau pengen install one drive sebelumnya kudu punya microsoft email (outlook) dan daftar dimari https://onedrive.live.com/ . sama seperti google drive, kalau mau install yang biar sinkron ama laptopnya ya masuk ntar ada pilihan pasang ke komputer saya.  Dan jika kalian install sistem operasinya windows 8 secara default dah keinstall one drivenya. (emang one drive ini full support untuk windows 8 hoho ). nanti sama akan mensinkronkan salah satu folder dan akhirnya foldernya ganti kek gini

onedrive

Oh ya dari keduanya tadi, baik google drive maupun one drive punya fitur bisa ngotak atik dokumen langsung dari webnya tersebut lho, jadi misal kalian pergi ke warnet dan gak pengen kena virus atau apalah, ya edit aja di webnya langsung, tampilannya mirip banget ama microsoft office :D

Oke, akhir kata silakan di coba yakz, dah capek-capek google ama microsoft bikin cloud gratis buat masyarakat ben gak galau kalau kehilangan data, kita kudu ngehargain paling gak dipake lah hehe. .

Dah, kalau ada pertanyaan posting di kolom komentar aja yakz

Puisi (Menatap Senja)

Mbuh, kesambet apa, ujug-ujug pengen bikin puisi haha -_-

Menatap Senja

ketika langit berlukiskan gradasi kuning biru dan hitam
selalu ada tanya, apa yang telah aku lakukan hari ini ?
kenapa selalu berkeluh, ahh Tuhan tak adil
padahal sebelumnya, aku selalu bermain-main dengan kemalasan
apakah ini adil bagi-Nya ?
memang, tanpa sadar aku ini angkuh
jumawa dengan segala yang ku anggap hebat
padahal,hal itu tak lebih hanya setetes embun yang ada di pagi hari

akhirnya,
aku bersujud dan bergegas,
memohon maaf atas kekhilafan
kupasrahkan semuanya,
karena memang hakikatnya semua ini milik-Nya

Contoh Use Case Diagram

Use case diagram adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan apa yang dapat dilakukan oleh sistem.  Secara garis besar sangat jarang use case dapat disalahkan secara mutlak ( pokokmen semua benar ),  cuma yang membedakan seberapa efektifkah use case yang dibuat.

Dalam artikel kali ini penulis akan membuat contoh use case untuk sebuah sistem informasi penjualan sederhana. langsung saja use casenya seperti ini :

use case penjualan

Kebutuhan non fungsional dalam sistem ini meliputi

Keamanan ( Security ) :

baik penjual dan pembeli melakukan login untuk mengakses halaman yang terauthentikasi.

Ketersediaan ( Availability ) :

Sistem berbasis web, sehingga up timenya 24 jam.

Fleksibilitas (Flexibility ) :

Sistem dapat diakses dari tablet maupun komputer selama mempunyai browser yang mendukung javascript.

Catatan :

Disitu ada relasi yang menggunakan include antara login dan register, artinya pembeli kudu register dulu agar dapat menggunakan use case login.

Lho kenapa kok untuk pembelian gak include login ?

Karena antara use case pembelian dan use case login sebenarnya tidak ada kaitannya, sebagai gantinya dijelaskan dalam kebutuhan non fungsional.

Ingat!! use case diagram hanya menggambarkan apa yang dapat dilakukan oleh sistem, bukan bagaimana komponen-komponen sistem itu saling terkait.

Use case dibuat untuk menggambarkan tujuan yang semestinya dicapai oleh aktor (user/sistem lain) yang berinteraksi dengan sistem yang dibuat ini.

Sekian dulu ya, seperti biasa tulisan diatas merupakan pendapat pribadi yang berdasar dari beberapa sumber, sehingga bisa saja terjadi kesalahpahaman, jadi jika ada yang salah atau kurang jelas kita diskusi yakz.

Akhirnya, segala kebenaran yang tersirat dari tulisan ini datangnya dari Allah, dan segala kesalahan adalah dari diri pribadi, mohon maaf dan sampai jumpa dalam tulisan berikutnya (analysis Model).

Belajar Class Diagram

Oke di sabtu ini yang masih ngejomblo mending sinau, kumpul dimari dan diskusi, saling mengisi dengan tujuan ben tambah pinter :D , kali ini kita bahas class diagram yukk. ( yang pengen tahu merapat sini ben anget haha ).

( sangat terkait dengan ppl dan pkl , jadi jadi kalau ada kesalahan dimaapin n diingetin yak, semua yang ada di web ini hanya murni sepemahaman penulis. Kalau salah, ya datangnya dari diri penulis kalau benar semata-mata hanya karena Allah ( kok jadi kaya ngisi ceramah :P )).

Class diagram, apa kuwi ? yaitu diagram yang menggambarkan struktur dan hubungan antar class. Class merupakan blueprint dari sebuah objek, emm blueprint itu mirip kaya orang kalau bikin rumah pasti dibikin denahnya dulu, nah itu denahnya itu yang namanya class. Di dalam class ada yang namanya atribut dan metode. Atribut adalah segala sesuatu yang dimiliki oleh class dan metode merupakan hal-hal apa aja yang dapat dilakukan oleh sebuah class.  Contoh :

Class manusia

Class manusia mempunyai attribut : nama, alamat, tangan, kaki, mulut, dan lain sebagainya.

Class manusia juga mempunyai metode : jalan, kenalan, pacaran, lari, tidur, dan lain sebagainya.

Okeh, paham yakz ? kalau belum paham gugling, atau baca referensinya haha ( emang ni catetan gak jelas :P ).

Lanjut tahap kedua, yaitu pembuatan diagram.  Tadi kan dah punya rencana meh bikin class ini, ini dan ini, sekarang menuangkan dalam tulisan gimana yakz ? Nah, sebelum melangkah lebih lanjut kita pahami dulu simbol simbolnya.

Class disimbolkan dengan gambar seperti ini :

class diagram

 

di dalam class attribut ataupun method dikenal yang namanya visibility atau access modifier, yang berguna untuk enkapsulasi komponen.

private berarti hanya bisa diakses di class itu

public berarti class lain dapat mengakses attribut atau method itu

protected berarti hanya kelas yang diwarisi saja yang bisa mengaksesnya.

Oke, kalau sudah paham sekarang lanjut belajar tentang relationship antar class nya. Relationship terdiri atas :

Association

Association menggambarkan hubungan antar dua objek. Jadi disini dikenal juga istilah one to one, one to many, many to many, zero to one, dll.

Contoh hubungannya adalah mahasiswa dan dosen, pasti dosen dan mahasiswa punya hubungan kan ya ? entah hubungan baik atau hubungan buruk haha #salahFokus.

Association macamnya ada banyak broh :

Directed association adalah sebuah assosiasi searah, simbolnya kek gini

direct association

Aggregation adalah sebuah hubungan khusus dalam direct association, dimana ini menyatakan hubungan kepemilikan, tetapi kalau aggregation sifat kepemilikannya adalah lemah, contohnya :

mahasiswa dan pacar, boleh dong mahasiswa gak punya pacar, tapi bisa jadi mahasiswa memiliki pacar. #contohNgawur

mahasiswa dan perpustakaan, boleh dong mahasiswa gak nyewa perpus, toh mahasiswa tetap akan disebut mahasiswa dan perpus pun akan tetap ada sekalipun gak ada yang minjem dari mahasiswa.

Simbolnya, ya garis gitu tetapi kepalanya wajik berlubang (sorry lagi males nggambar -_-).

Aggregation dengan kepemilikan kuat disebut dengan composition, jadi mereka mau gak mau harus punya ini. Contoh :

Mahasiswa dan dosen wali, mahasiswa pasti punya dosen wali kan ya, nah berarti hubungan mahasiswa dan dosen wali ini composition.

Atau fakultas dan jurusan, gak mungkin satu fakultas gak punya jurusan kan ?

Simbolnya sama seperti aggregation tapi wajiknya buntet, gak ada lubangnya.

Generalization ya artinya menggeneralisir sesuatu, jadi dari sesuatu yang umum di khususkan,

Contoh class cewek dan cowok adalah generalisasi dari class orang.

simbolnya ya garis gitu tapi ujungnya segitiga berlubang :D.

Wes capek, baca sendiri dimari yakz -_-

Referensi :

http://javapapers.com/category/java/java-and-oops/

 

contoh sederhana

contoh

Mhs dan librarian adalah user (mhs dan librarian inherits user) user memiliki asosiasi dengan buku

Bagian-bagian Proyek Perangkat Lunak

Proyek perangkat lunak (PPL), merupakan salah satu mata kuliah wajib yang biasanya ada di jurusan ilmu komputer.  Biasanya PPL ini adalah awal mahasiswa mulai menyukai memprogram dan berlama-lama di depan komputer.  Mungkin bisa lebih betah daripada malingan ama pacarnya haha.

Proyek perangkat lunak biasanya akan dikerjakan secara berkelompok (tim).  Nah biasanya tim tersebut akan dibagi menjadi lima tugas yaitu : Project Manager, Analis, Desainer, Developer, dan Tester.  Terus gimana dengan tugas-tugasnya ?

Project Manager merupakan ketua dari proyek perangkat lunak ini.  Hidup mati dan keberjalanan dari kelompok ini sebenarnya tergantung dari Project Manager.  Kalau sampai gagal gak jadi sistemnya, maka Project Manager yang akan dipenggal kepalanya haha ( paling nggak dia yang akan dapet nilai jelek pertama kali ).  Project Manager punya tugas yang cukup berat karena dia kudu bisa memanajemen temen-temennya, jadi jangan coba-coba pilih Project Manager yang males-malesan apalagi yang bolosan hehe.

Analis Sistem merupakan jabatan yang paling keren menurutku setidaknya.  Karena gara-gara mereka dia bisa menyiksa Developer untuk membuat aplikasi yang super rumit haha, selama bisa menjelaskan secara detail dan jelas maka sah –sah saja dia membuat requirement dan program yang sangar hoho. Eits, tapi tenang yang tak ketik di atas sebenarnya gak sepenuhnya bener haha, Analis sebenarnya bertanggung jawab atas penerjemahan kebutuhan pelanggan.  Jadi baik pelanggan dan pengembang nantinya bisa klop dan sehati.

Desainer ini tahapan kelanjutan dari Analis Sistem, mereka biasanya bekerja sama ama Analis untuk membuat desain sistem. Mereka yang mendesain sistem ini harus paham nih terhadap apa yang telah disampaikan oleh Analis, kebutuhan usernya kaya gimana sehingga waktu mendesain sistem tidak ada kesalahan yang berarti.

Developer, jabatan paling keren sejagad nih ( setidaknya menurut yang dapat job jadi Developer haha ).  Kalau menurutku jabatan ini merupakan jabatan paling sengsara, paling sering lembur karena dua jabatan diatas menyiksa dia.  Ibarat dalam sebuah pabrik ya Developer ini buruhnya :P , dapat nilainya sama aja, eh tapi yang lembur terus dia.  Tapi gapapa, tabahkan hati buat yang jadi ini karena seorang Developer sejati lebih banyak belajar, lebih banyak siap untuk terjun ke dunia industri beneran haha . .

Tester, entahlah kenapa jabatan ini biasanya dipandang sebelah mata, banyak yang berpendapat “halah cuman Tester, kerjanya ngricuhin doang, pas awal santai-santai” haha. . ., Sebenarnya gak kayak gitu, Tester itu kerjanya berat juga, soalnya yang menentukan aplikasi ini layak tampil atau ndak ya Tester ini, jadi kalian yang jadi Tester jangan sungkan-sungkan bilang “aplikasinya jelek nih, di bagian ini kurang ini-ini, ini gak sesuai dll “ soalnya kalau kalian bilang “ya, sudah bagus” tanpa ada revisi babar blas malah diragukan kredibilitas ke Testeranmu haha.

Yakz, mungkin seperti itu bagian-bagiannya yakz, akhir dari tulisan ini, pokoknya dalam keberjalanan PPL ini jangan sampai kalian pada nyalahin satu sama lain, “woo si ini sih gara2nya dan lain sebagainya”.  Ingat kalian itu team, keberhasilan dari sebuah tim bukan tergantung dari Project manajer saja, atau Developer saja tapi ya semua harus berperan aktif.

Sekian, kalau ada tulisan yang gak bener ya dihiraukan saja haha.

Belajar dari Ayunan Hingga Liang Lahat