Makna dan Nilai Hijrah

Hijrah berasal dari bahasa arab yang berarti pindah atau meninggalkan.

Hijrah dalam arti pindah dapat berarti fisik maupun non fisik.  Hijrah dalam pengertian fisik adalah berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, dari satu wilayah ke wilayah lain, dari suatu negeri ke negeri yang lain seperti yang dilakakuan nabi Muhammad SAW yang melakukan pindah dari Mekah ke Madinah.  Sedangkan Hijrah non fisik berarti yaitu berpindah dari suatu sifat ke sifat yang lebih baik, dari suatu kebiasaan ke kebiasaan yang lebih baik, dari suatu nilai ke nilai yang baik.  Hijrah dalam pengertian ini dapat kita temukan dalam firman Allah :

“Dan Perbuatan Dosa Tinggalkanlah.”(QS Al-Muddatsir ayat 5)

Dan juga pada sabda Nabi Muhammad

“Orang yang berhijrah adalah yang meninggalkan apa-apa yang dilarang oleh Allah dan Rasulnya”(H.R. Bukhari).

Hijrah secara non fisik diantaranya meninggalkan kebiasaan menghina, melecehkan orang lain menjadi lebih menghargai orang lain, meninggalkan kebiasaan buruk sangka menjadi baik sangka, meninggalkan sifat kikir menjadi sifat dermawan, meninggalkan kebiasaan burung meremehkan amalan sunah dan menggampakan perbuatan makruh menjadi lebih menghargai amalan sunah dan waspada terhadap perbuatan makhruh.  Meninggalkan kebiasaan tidak peduli terhadap makanan yang kita makan menjadi lebih peduli terhadap kehalalan apa yang kita makan.

Adakalanya Hijrah secara non fisik harus dibarengi dengan Hijrah secara fisik.  Terkadang untuk meninggalkan kebiasaan lama yang buruk membutuhkan lingkungan baru yang lebih kondusif untuk perbaikan diri.  Inilah yang dilakakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika beliau Hijrah dari Mekah ke Madinah.

Hijrah baik nonfisik ataupun fisik harus dilandasi niat karena Allah SWT.  Hijrah seperti inilah yang bernilai ibadah.  Niat karena Allah bukan berarti menafikkan niat untuk mendapatkan rejeki yang lebih baik. Bisa jadi karena niat kepada Allah, maka Allah memberikan rejeki yang lebih baik dari sebelumnya.  Nabi Muhammad SAW bersabda :

“Sesungguhnya setiap amal tergantung niatnya dan amal setiap orang tergantung apa yang ia niatkan.  Siapa yang Hijrah karena Allah dan Rasulnya maka Hijrahnya untuk Allah dan Rasulnya.  Barangsiapa yang Hijrahnya untuk dunia yang ia cari atau wanita yang ingin dinikahi.  Hijrahnya juga sebatas yang ia tuju ”(HR Bukhari-Muslim).

Hijrah bukanlah perjalanan yang mudah dan senang-senang, Hijrah merupakan pembuktian iman, Hijrah merupakan pengorbanan.  Meninggalkan rumah harta benda, meninggalkan kenyamanan, meninggalkan tanah air tercinta dan sanak saudara, menempuh perjalanan dengan bahaya, itulah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.  Tidak ada Hijrah yang mudah baik fisik maupun non fisik.  Meninggalkan kebiasaan lama tentu butuh kesabaran dan pengorbanan.  Meninggalkan lingkungan dan teman-teman yang menjerumuskan dalam kemaksiatan juga bukan perkara yang mudah.  Meski tidak mudah bukan berarti kita berhenti melakukan Hijrah, Nabi Muhammad SAW bersabda :

“Tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, melainkan Allah mengganti yang lebih baik”  (HR Ahmad).

Spirit Hijrah haruslah kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, dengan inilah kita dapat memaknai peristiwa yang dialami oleh Rasulluah dengan segala pengajarannya. Dengan spirit Hijrah ini semoga keberkahan dari Allah menyertai kita, seperti dalam firmannya :

“Barangsiapa yang berHijrah di jalan Allah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat Hijrah yang luas dan rejeki yang banyak. Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berHijrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ke tempat yang dituju) , Maka sungguh telah tetap pahalanya di sisi Allah.  Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An-Nisa : 100).

Sumber : Khazanah Trans 7

Contoh CRUD dalam ASP .Net C# (Web Form)

Sebelum memulai belajar fungsi CRUD (Create Read Update Delete) dengan menggunakan C# ASP .Net, terlebih dahulu mari buat databasenya terlebih dahulu. Tutorial ini menggunakan SQL Server expres untuk pembuatan databasenya.  Pertama silakan buat database dengan nama latihan, lalu buat tabelnya dengan script seperti berikut ini.

USE [latihan]
GO
 
SET ANSI_NULLS ON
GO
 
SET QUOTED_IDENTIFIER ON
GO
 
SET ANSI_PADDING ON
GO
 
CREATE TABLE [dbo].[peserta](
	[id_peserta] [INT] IDENTITY(1,1) NOT NULL,
	[nama] [VARCHAR](30) NULL,
	[alamat] [VARCHAR](50) NULL,
	[no_telp] [VARCHAR](13) NULL,
 CONSTRAINT [PK_peserta] PRIMARY KEY CLUSTERED 
(
	[id_peserta] ASC
)WITH (PAD_INDEX = OFF, STATISTICS_NORECOMPUTE = OFF, IGNORE_DUP_KEY = OFF, ALLOW_ROW_LOCKS = ON, ALLOW_PAGE_LOCKS = ON) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]
 
GO
 
SET ANSI_PADDING OFF
GO

Setelah itu mulai membuat project baru di visual studio.  Silakan pilih yang C# –> Web Form -> Asp.Net WebForm Application

Setelah itu, buat antarmukanya seperti berikut ini : (ubah default.aspx nya )

<%@ Page Language="C#" AutoEventWireup="true" CodeBehind="Default.aspx.cs" Inherits="EkaLatih._Default" %>
 
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
 
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head runat="server">
    <title></title>
</head>
<body>
    <form id="form1" runat="server">
        <div>
            <h1>PENGELOLAAN PESERTA</h1>
            <h5>Form Peserta</h5>
            <div style="border: dotted; border-width: medium">
                <table>
                    <tr>
                        <td>Nama</td>
                        <td>
                            <asp:TextBox runat="server" ID="txtNama"></asp:TextBox></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td>Alamat</td>
                        <td>
                            <asp:TextBox runat="server" ID="txtAlamat"></asp:TextBox></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td>No Telp</td>
                        <td>
                            <asp:TextBox runat="server" ID="txtTelp"></asp:TextBox></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td><asp:HiddenField runat="server" ID="txtId" /></td>
                        <td>
                            <asp:Button runat="server" Text="Simpan" ID="btnSimpan" OnClick="btnSimpan_Click" /></td>
                    </tr>
                </table>
            </div>
            <h5>Menampilkan Daftar Peserta</h5>
            <asp:GridView runat="server" AllowPaging="true" ID="gvPeserta" AutoGenerateColumns="false" OnRowCommand="gvPeserta_RowCommand">
                <Columns>
                    <asp:BoundField DataField="id_peserta" Visible="false" />
                    <asp:BoundField HeaderText="Nama Peserta" DataField="nama"  />
                    <asp:BoundField HeaderText="Alamat" DataField="alamat" />
                    <asp:BoundField HeaderText="Alamat" DataField="no_telp" />
                    <asp:TemplateField HeaderText="Delete">
                        <ItemTemplate>
                            <asp:LinkButton ID="LinkDelete" CommandArgument='<%# Eval("id_peserta") %>' CommandName="hapus"
                                runat="server" OnClientClick="return confirm('Apakah Anda yakin dihapus ?');">
         Delete</asp:LinkButton>
                        </ItemTemplate>
                    </asp:TemplateField>
                    <asp:TemplateField HeaderText="Edit">
                        <ItemTemplate>
                            <asp:LinkButton ID="linkEdit" CommandArgument='<%# Eval("id_peserta") %>' CommandName="ubah"
                                runat="server">
         EditS=</asp:LinkButton>
                        </ItemTemplate>
                    </asp:TemplateField>
                </Columns>
 
            </asp:GridView>
            <br />
            <asp:Label runat="server" ID="txtError"></asp:Label>
        </div>
    </form>
</body>
</html>

Lalu, masukkan kode behind nya dengan cara mengeklik kanan –> view code, masukkan script berikut ini :(ubah default.aspx.cs)

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.Linq;
using System.Web;
using System.Web.UI;
using System.Web.UI.WebControls;
using System.Data.SqlClient;
using System.Data;
 
namespace EkaLatih
{
    public partial class _Default : System.Web.UI.Page
    {
        protected void Page_Load(object sender, EventArgs e)
        {
            //Pertama-tama tampilkan daftar peserta dengan memanggil fungsi fillgvPeserta
            fillgvPeserta(); 
        }
        private DataTable getDataPeserta(int id_peserta)
        {
            try
            {
                string strKoneksi = @"Data Source=.\SQLEXPRESS;Initial Catalog=latihan;Integrated Security=True";
                SqlConnection koneksi = new SqlConnection(strKoneksi);
                koneksi.Open();
                SqlCommand command = new SqlCommand();
                command.Connection = koneksi;
                if (id_peserta == 0)
                { 
                command.CommandText = "select * from peserta";
                }else
                {
                    command.CommandText = "select * from peserta where id_peserta = @id";
                    command.Parameters.AddWithValue("@id", id_peserta);
                }
                SqlDataReader reader = null;
                reader = command.ExecuteReader();
 
                DataTable dt = new DataTable();
                dt.Load(reader);
                koneksi.Close();
                return dt;    
            }
            catch (Exception ex)
            {
                throw(ex);
            }
        }
        private bool deletePeserta(int id)
        {
            try
            {
                string strKoneksi = @"Data Source=.\SQLEXPRESS;Initial Catalog=latihan;Integrated Security=True";
                SqlConnection koneksi = new SqlConnection(strKoneksi);
                koneksi.Open();
                SqlCommand command = new SqlCommand();
                command.Connection = koneksi;
                command.CommandText = "delete from peserta where id_peserta = @id";
                command.Parameters.AddWithValue("@id", id);
                command.ExecuteNonQuery();
                koneksi.Close();
                return true;
            }
            catch (Exception)
            {
 
                return false;
            }
        }
 
        private bool insertPeserta(int id, string nama, string alamat, string telp)
        {
            try
            {
                //koneksi2 seperti ini sebenarnya bisa diringkas dan dimasukkan ke web.config, agar kalau dikemudian hari 
                //beda konfigurasinya bisa diubah cuma di web.config nya (tidak satu2)
                string strKoneksi = @"Data Source=.\SQLEXPRESS;Initial Catalog=latihan;Integrated Security=True";
                SqlConnection koneksi = new SqlConnection(strKoneksi);
 
                koneksi.Open();
                SqlCommand command = new SqlCommand();
                command.Connection = koneksi;
                //jika id nya 0 berarti kondisi fungsi ini digunakan untuk insert, maka query ke databasenya insert into bla bla bla
 
                if (id == 0) { 
                command.CommandText = "INSERT INTO [dbo].[peserta]  ([nama],[alamat],[no_telp])  VALUES (@nama, @alamat, @no_telp)";
                }
                else //jika tidak maka kondisi fungsi digunakan untuk update
                {
                    command.CommandText = "UPDATE peserta set nama = @nama, alamat = @alamat, no_telp = @no_telp where id_peserta = @id";
                    command.Parameters.AddWithValue("@id", id);
                }
                command.Parameters.AddWithValue("@nama", nama);
                command.Parameters.AddWithValue("@alamat", alamat);
                command.Parameters.AddWithValue("@no_telp", telp);
                command.ExecuteNonQuery();
                koneksi.Close();
                return true;
            }
            catch (Exception)
            {
 
                return false;
            }
        }
        private void fillgvPeserta()
        {
            try
            {
                //pertama-tama kita ambil data dari database dulu ya, terus ditampilkan ke grid view
                DataTable dt = this.getDataPeserta(0);
 
                //menampilkan ke gridview
                gvPeserta.DataSource = dt;
                gvPeserta.DataBind();
            }
            catch (Exception ex)
            {
                txtError.Text = ex.Message;
            }
        }
 
        protected void gvPeserta_RowCommand(object sender, GridViewCommandEventArgs e)
        {
            try
            {
                //custom command
                //kita tadi sudah menyiapkan dua tombol dimana satu adalah tombol untuk update, dan yang satu lagi tombol delete
                //dua tombol tadi dibedakan dari commandNamenya, coba lihat lagi baris kode untuk membuat tombol hapus dan update
                //pasti ada properties commandName.
                string jenisCommand = e.CommandName;
 
                //ini digunakan jika tombol dengan commandName ubah diklik
                if (String.Compare(jenisCommand.ToUpper(), "UBAH", true) == 0)
                {
                    txtId.Value = e.CommandArgument.ToString();
                    //ambil detail datanya untuk ditaruh di form
                    DataTable dt = this.getDataPeserta(int.Parse(txtId.Value));
                    txtNama.Text = dt.Rows[0]["nama"].ToString();
                    txtAlamat.Text = dt.Rows[0]["alamat"].ToString();
                    txtTelp.Text = dt.Rows[0]["no_telp"].ToString();
                    //ubah nama tombolnya agar pengguna tidak bingung
                    btnSimpan.Text = "Ubah";
                }
 
                //ini digunakan jika tombol dengan commandName hapus diklik
                if (String.Compare(jenisCommand.ToUpper(), "HAPUS", true) == 0)
                {
                    int id = int.Parse(e.CommandArgument.ToString());
                    bool isSukses = deletePeserta(id);
                    if (isSukses == true)
                    {
                        txtError.Text = "Data Berhasil Dihapus";
                    }
                    else
                    {
                        txtError.Text = "Data Gagal Dihapus";
                    }
                }
                //terakhir refresh tampilan di gridview peserta
                fillgvPeserta();
            }
 
            catch (Exception ex)
            {
 
                txtError.Text = ex.Message;
            }
 
        }
 
        protected void btnSimpan_Click(object sender, EventArgs e)
        {
            try
            {
                string nama, alamat, noTelp, strid;
                int id =0;
 
                nama = txtNama.Text;
                alamat = txtAlamat.Text;
                noTelp = txtTelp.Text;
                //sampai disini buat sendiri validasinya ya
                strid = txtId.Value.Trim();
 
                //jika strid kosong berarti form dalam kondisi untuk menginsert, jika ada isinya maka dalam kondisi mengupdate
                if (strid.Length > 0)
                {
                    id = int.Parse(strid);
                }
 
 
                bool isSukses = this.insertPeserta(id, nama, alamat, noTelp);
 
                btnSimpan.Text = "Simpan";
                fillgvPeserta();
                if (isSukses == true)
                {
                    txtError.Text = "Sukses Menyimpan Data";
                    //bersihkan form
                    txtNama.Text = string.Empty;
                    txtAlamat.Text = string.Empty;
                    txtTelp.Text = string.Empty;
                    txtId.Value = string.Empty;
 
                } else
                {
                    txtError.Text = "Gagal Menyimpan Data";
                }
            }
            catch (Exception ex)
            {
 
                txtError.Text = ex.Message;
            }
        }
 
        protected void gvPeserta_RowEditing(object sender, GridViewEditEventArgs e)
        {
 
        }
    }
}

Oke, Penjelasannya ada di script ya hehe, kalau yang bingung unduh aja programnya dimari (sek belum sempet upload)

Tips Menyelesaikan Skripsi

Wah, udah lama blog ini gak keurus, sampai-sampai yang dateng cuman spam dan bot doang. Nah, kali ini ane mau ngisi tips tentang bagaimana cara menyelesaikan skripsi dengan cepat. Oh ya, jangan marah, tersinggung atau malah ngata-ngatain yang nulis lho ya haha. .

Sebelumnya, skripsi menurut lama pengerjaan dibagi menjadi dua bagian (quote dosen):

  1. Skripsi yang keren
    Skripsi yang keren berarti dalam skripsi ini kita beneran membuat skripsi yang berkualitas dan punya nilai jual yang tinggi, tetapi efeknya adalah biasanya skripsi ini agak lama selesainya karena memang harus dibutuhkan suatu penelitian yang teliti, perhitungan yang rumit sampai harus merogoh kocek yang tidak sedikit.
  2. Skripsi yang cepat
    Skripsi yang cepat berarti skripsi yang cara pengerjaannya cepat karena skripsi ini tidak membutuhkan penelitian ataupun analisa yang mendalam. Biasanya analisa dan penelitiannya ini didapat dari penelitian yang dilakukan sebelumnya. Kalau dari segi hasil ya tetap berkualitas tapi mungkin sense dari penelitiannya tidak berasa seperti jenis skripsi yang pertama :D

Tips Pertama . Berdasarkan dari lama penyelesaian skripsi, jadi kalau pengen cepet skripsinya ya pilih jenis nomor dua hehe . . . Kalau pengen pengalaman lebih dan mempunyai banyak waktu atau agan jenius ya pilih nomer satu.

Tips Kedua . Banyak-banyak bimbingan ke dosen pembimbing, paling tidak seminggu sekali. Sekarang kita hitung misal seminggu kita bisa menyelesaikan 5 halaman berarti jika 16 Minggu berarti 80 halaman, satu semester lagi buat penelitian, berarti untuk skripsi hanya butuh dua semester :D . (quote dosen)
Yang terpenting dari modal skripsi itu bukan setinggi apa kepandaianmu, tapi sekeras apa niatmu untuk menyelesaikan itu.

Tips Ketiga. Jangan dipendam sendiri masalah yang dihadapi selama waktu skripsi. Kalau ada masalah dengan laporan atau aplikasi coba diskusi dengan dosen pembimbing, kalau masih kurang coba dengan dosen yang lain, kalau masih kurang juga serahkan ama yang Maha Kuasa :D . Pokoknya pasti harus ada jalan, seandainya memang menyerah ya bilang aja ama dosen pembimbing nanti kan ada solusi apa mau ganti atau diakali biar bisa. Jika ada masalah lain misal nih ya, kok gak cocok ama dosen pembimbing, ya coba curhat ke dosen wali siapa tau ada solusi. Pada intinya semua dosen itu baik kok, hanya mungkin kita yang kurang cocok dengan cara penyampaiannya aja.

Tips Keempat. Cari cowok atau cewek yang pinter, jadiin pacar terus suruh ngerjain :D . Kalau dah jadi skripsinya tinggalin aja gpp wkwkwk.

Tips Kelima. Tapi jangan pernah nggunain jasa skripsian, kalau itu mah kalian bukan bikin skripsi secara cepat, tapi cuman pengen lulus secara cepat saja.

Akhir kata nih, yang penting skripsi itu niat broh, ingat lho kalau kalian nunda-nunda skripsi berarti kalian juga nunda-nunda nikah juga :D (quote dosen).

Kenalan dengan Logika Fuzzy

Assalamu’alaykum Wr. Wb.

Fuzzy menurut bahasa artinya samar atau blur.  Fuzzy pertama kali diperkenalkan oleh Zadeh lalu dibuatkan dasar framework fuzzy oleh mamdani dan assilian.  Dasar Framework fuzzy ini dapat digambarkan seperti pada gambar dibawah ini.[1]

Fuzzy itu lebih mengarah ke sebuah pernyataan yang signifikan bukan yang teliti, maksudnya adalah seperti ini :

ketika kita melihat orang yang mau ditabrak mobil, kita gak perlu ngasih tau kepada orang tersebut seperti ini “broh, 20 meter dari arah kanan, ada mobil melaju dengan kecepatan 70km/jam  mengarah ke kamu”.  Kalo seperti itu keburu wafat tu anak haha.  Alangkah lebih baik kita jelasin seperti ini “broh, awas ketabrak”. Dah kalau malaikat izrail belum njemput niscaya tu anak masih waras :D .

Setelah kenalan dengan logika fuzzy sekarang kita mengarah ke sistem inferensi fuzzy.  Inferensi itu berarti sistem tersebut mencoba menghasilkan kesimpulan berdasarkan rule-rule yang telah dibuat[1].  Nah kalau di fuzzy aturan-aturan itu bentuknya if blablabla then kesimpulan, maka disebut dengan aturan if then

Dari sini, mungkin boleh disimpulkan seperti ini, (pendapat pribadi,  kalau dikutip silakan , gak tau bener pa salah tapi ) basis aturan if then itu sebenarnya menggantikan aturan-aturan kondisional yang ada dalam bahasa pemrograman dan nggak sak-klek (duh bahasane apa ya -_- ) . sehingga sistem yang kita bangun ini bisa lebih menaungi logika-logika manusia. Contoh kek gini :

Dalam sistem konvensional ya,  pas kita bikin sebuah program temperatur terus suruh masukin nilai dan keluarnya apa, misal nih diberikan algoritma seperti ini :

input (x);
if x < 30 then  
   output dingin 
else if x <= 30 and x <=70 then
   output anget
else 
   output panas

nah misal nih, misal kita masukin angka sekita 69,5 kalau menurut aturan tersebut berarti masih anget kan, tapi kadang orang itu nyebut, ini dah panas nih, ada orang lain bilang ini anget awalnya, lama-lama tapi panas -_- .

nah algoritma diatas kan masih sak klek, maka muncullah ide dari lutfi zadeh untuk mensiasati itu,  ya ini itu panas, tapi kadar panasnya sekian, tapi ya ada angetnya dikit.  Jadi kan lebih adil, anget dapat, panas juga dapat, (nggak sak-klek).

Oke, mungkin sekian dulu yak kenalan fuzzynya, oh ya didalam fuzzy dikenal dengan banyak istilah diantaranya adalah sebagai berikut :

variable : variable ini dibagi menjadi dua , variable input dan output biasanya dilambangkan dengan X [1] , contohnya suhu, tinggi,  dll. ingeet lho ya kalau yang cuman dua sepertinya gak bisa di fuzzykan, contoh nih : jenis kelamin ( ya kali di fuzzy kan haha)

Himpunan fuzzy : Himpunan fuzzy itu bagian dari variable fuzzy biasanya dilambangkan dengan T,  Himpunan fuzzy dari variable suhu adalah T = {dingin, anget, panas} oh ya buat himpunan fuzzy juga dinyatain dengan bilangan juga (domain himpunan fuzzy) dilambangkan dengan U, misal dingin itu dari U = [0,30].

Semesta pembicaraan:  merupakan semesta dari pembicaraan, misal nih suhu berarti semestanya 0 – 100 atau bisa aja kita bikin 0 – tak terhingga hehe.

Fungsi keanggotaan : nah kalau ini bentuknya representasi kurva, bisa linear bisa juga sigmoid. yang menggambarkan pemetaan dari himpunan tegas ke himpunan fuzzy.

Oh ya sistem inferensi pun metodenya ada banyak, tapi yang biasa dipakai cuman tiga (lebih tepatnya yang pernah diajarkan ke ane  :D )

  1. metode tsukamoto
  2. metode mamdani
  3. metode tsugeno

gimana masing-masing dari metode tersebut ? haha sek ya capek nulis e -_-

sumber : a course in fuzzy system and control (wang)

Wassalamu’alaykum Wr. Wb.

Belajar dari Buah Jeruk

Assalamu’alaykum Wr. Wb

Alkisah ada suami istri yang sedang istirahat di ruang keluarga setelah berbelanja dari pasar, kemudian sang istri pun makan buah jeruk yang tadi dibelinya, “wah, ini buah jeruk kok masam sekali, padahal tadi kata penjualnya buah jeruk ini rasanya manis” gerutu sang istri.  Sang suami pun penasaran ia mencoba mencicipi juga buah jeruk tersebut, “enak kok, mah jeruknya  rasanya menggelitik” timpa sang suami menghibur sang istri yang sedang cemberut.

“Hffttt, apanya yang enak pah, asam gini, penjualnya dosa tuh karena udah memberikan buah jeruk yang tidak sesuai dengan keterangan”. Seru sang istri protes.  Sang suami pun akhirnya memberikan nasehat kepada sang istri, “mah, mungkin sang penjual tersebut tidak mengetahui bahwa buah jeruk yang dijualnya ada yang rasanya masam, pasti ada beberapa jeruk dalam wadah tersebut yang manis juga”, timpa sang suami, “lagipula jeruk yang masam pun juga tidak kalah manfaatnya kok, banyak hal yang bisa dilakukan dengan jeruk yang masam, misal dibuat jus jeruk dan diminum pada siang yang panas, pasti rasanya jauh lebih segar”.  sang istri pun hanya bisa memangguk-angguk.

Hidup ini seperti jeruk, terkadang kita bisa saja menjadi jeruk yang berhasil, yang rasanya manis dan disukai banyak orang, akan tetapi hidup itu tak pernah mulus, pasti ada lika-likunya dan kegagalan pasti akan terjadi dalam semasa hidup kita.  Kegagalan itu ya seperti jeruk yang masam tadi, mungkin kalau kita lihat dari satu sisi hal itu buruk, tetapi jika kita lihat dari sisi yang lain hal itu tetap ada manfaatnya juga.

Contohnya kalau di kehidupan nyata pas kita ngerjain skripsi, ya ada yang bisa sukses dengan cepat menyelesaikannya, tetapi ada juga yang tertatih-tatih dalam mengerjakannya.  Semuanya ada hikmahnya, yang tertatih-tatih itu bukan berarti mereka gagal, tetapi jika dilihat dari sisi lain mereka itu sedang belajar untuk hidup menjadi lebih baik, yang tertatih itu berarti sedang belajar untuk sabar dalam menjalani ujian-ujiannya.  So, jangan patah semangat yakz, mau sesusah apapun skripsi kalian, pasti akan ada batasnya, skripsi itu bukan bilangan imajiner yang mustahil dicari solusinya,  dan yang jelas mau sesusah apapun skripsi kalian, tetap saja setiap hari Allah memberikan modal 24 jam untuk menyelesaikannya dan menyuruh matahari untuk menemani sepanjang siang :)). Semangat!!!

(nb : ki ora curhat lho wkwkwk )

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Membuat Aplikasi Android Sederhana

ok, lanjut dimari ya, biar load webnya gak berat. Nah di artikel ini kalian harusnya sudah berhasil buat hello world di android, sekarang langkah selanjutnya adalah membuat aplikasi sederhana.  Dari sini, kalian harus lebih aktif lagi untuk cari cari artikel dan tutorial sendiri di Internet, karena yang akan kita pelajari merupakan aplikasi yang sangat sederhana, yaitu bikin aplikasi konverter suhu.

New Project

Ok silakan bikin new project sepert ini, kasih nama dan icon sendiri ya biar bagus :D

Screenshot from 2014-06-07 06:41:04

Screenshot from 2014-06-07 06:41:51

 

next next lagi sampai finish hehe (dah penjelasannya cari ndiri di google ). Ok kalau sudah sekarang bikin interfacenya dengan cara drag n drop :D . Nanti hasilnya paling gak mirip seperti ini.

android suhu

ok, kalau udah sekarang waktunya koding :D .

pertama-tama buka file yang ada di folder src->com.example.namakelas (nama ini disetting waktu step dua bikin project)->MainActivity.java (defaultnya namanya MainActivity.java)

kalau udah sekarang buat sintaknya seperti ini

package com.example.konvertersuhu;
 
import android.support.v7.app.ActionBarActivity;
import android.support.v7.app.ActionBar;
import android.support.v4.app.Fragment;
import android.os.Bundle;
import android.view.LayoutInflater;
import android.view.Menu;
import android.view.MenuItem;
import android.view.View;
import android.view.ViewGroup;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;
import android.os.Build;
 
public class MainActivity extends ActionBarActivity {
 
 
	private EditText celcius;
	private EditText reamur;
	private EditText fahrenheit;
 
	//method ini bakalan di panggil oleh element yang ada di desain
	public void clickCelcius(View target){
		double c , r, f;
		c = Double.parseDouble(celcius.getText().toString());
		r = (4 / 5.0 ) * c;
		f = (( 9 / 5.0 ) * c ) + 32;
 
		reamur.setText(String.format("%.2f", r));
		fahrenheit.setText(String.format("%.2f", f));
	}
 
	public void clickReamur(View target){
		double c , r, f;
		r = Double.parseDouble(reamur.getText().toString());
		c = (5 / 4.0 ) * r;
		f = (( 9 / 4.0 ) * r ) + 32;
 
 
		celcius.setText(String.format("%.2f", c));
		fahrenheit.setText(String.format("%.2f", f));
	}
	public void clickFahrenheit(View target){
		double c , r, f;
		f = Double.parseDouble(fahrenheit.getText().toString());
		f = f - 32;
		c = (5 / 9.0 ) * f;
		r = (( 4 / 9.0 ) * f );
 
		reamur.setText(String.format("%.2f", r));
		celcius.setText(String.format("%.2f", c));
	}
 
    @Override
    protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
        super.onCreate(savedInstanceState);
        setContentView(R.layout.fragment_main);
 
        //onCreate berarti baris akan dijalankan ketika aplikasi pertama kali jalan
        //R.id.(nama id yang ada di designernya)
		celcius = (EditText) findViewById(R.id.editText1);
		reamur = (EditText) findViewById(R.id.editText2);
		fahrenheit = (EditText) findViewById(R.id.editText3);
    }
 
 
    @Override
    public boolean onCreateOptionsMenu(Menu menu) {
 
        // Inflate the menu; this adds items to the action bar if it is present.
        getMenuInflater().inflate(R.menu.main, menu);
        return true;
    }
 
    @Override
    public boolean onOptionsItemSelected(MenuItem item) {
        // Handle action bar item clicks here. The action bar will
        // automatically handle clicks on the Home/Up button, so long
        // as you specify a parent activity in AndroidManifest.xml.
        int id = item.getItemId();
        if (id == R.id.action_settings) {
            return true;
        }
        return super.onOptionsItemSelected(item);
    }
 
    /**
     * A placeholder fragment containing a simple view.
     */
    public static class PlaceholderFragment extends Fragment {
 
        public PlaceholderFragment() {
        }
 
        @Override
        public View onCreateView(LayoutInflater inflater, ViewGroup container,
                Bundle savedInstanceState) {
            View rootView = inflater.inflate(R.layout.fragment_main, container, false);
            return rootView;
        }
    }
 
}

nah, langkah terakhir adalah mengedit desainnya, sekarang cari tag buttonnya, lalu tambahkan onclick seperti ini

contoh yang button celcius

 <Button
        android:id="@+id/button1"
        android:layout_width="wrap_content"
        android:layout_height="wrap_content"
        android:layout_alignBaseline="@+id/editText1"
        android:layout_alignBottom="@+id/editText1"
        android:layout_alignParentRight="true"
        android:minHeight="48dp"
        android:text="Klik"
        android:onClick="clickCelcius"
 
        />

ok, selesai silakan di running hehe :D , source lengkapnya ada dimari.

Membuat Aplikasi Android dengan Eclipse

sebenarnya ini adalah langkah selanjutnya dari bacaan artikel ini . Nah, setelah diinstal pasti langsung pengen mencoba membuat aplikasi android kan ya ? Ok langsung saja kita mulai.

Setelah instalasi selesai, maka langkah selanjutnya adalah restart eclipsenya, dan kemudian biasanya nih kalau belum ada SDK Managernya, akan disuruh menginstall SDK Tools terlebih dahulu.  Tinggal next-next dan finish.  Kalau ingin yang versi offline, kalian dapat mengunduhnya disini, http://developer.android.com/sdk/index.html .

Lalu sesuaikan directory SDKnya dengan cara klik window -> preferences -> android -> lalu arahkan directory ke hasil ekstrak sdktools tadi.

Screenshot from 2014-06-07 13:56:59

Ok, masalah belum berhenti sampai disini, klik lagi sdkManager lagi, lalu paling nggak install satu sdkPlatform, dan yang direkomendasikan. Next-next next finish (nunggu agak lama apalagi kalau pakai axis yang abis quotanya haha :p ) boleh diinstall semuanya, tapi bakalan gedhe banget downloadnya 

Screenshot from 2014-06-06 20:27:18

Screenshot from 2014-06-07 05:57:14

Dah, sekarang kita siap buat bikin aplikasi android, dengan cara klik file->new->android application project -> pilih next next next sesuai gambar, terus finish deh.  dann kalian dah berhasil bikin aplikasi android hello world :-D

Running

woh, masalah lagi nih, sekarang gimana cara runningnya ? ada dua hal, cara yang pertama dengan menggunakan virtual (android virtual device) atau dengan device android asli. inget!!  perangkat b, jangan nokia 3310  :-P.

oh ya cara bikinnya, nanti bakalan akan muncul popup android virtual device, nah kalau pengen pakai virtual ya klik manager, nanti bakalan muncul popup lagi, terus klik new, bikin-bikin device dan ok, siap digunakan.

Screenshot from 2014-06-07 14:16:41

ok, next bikin aplikasi sederhana hehe . . .

 

 

Bagaimana Semua Hewan Berasal ?

Karena pusing dengan TA, sekarang mari kita bermain dengan imajinasi untuk mengagumi penciptaan-Nya saja :D.  Taukah kamu bagaimana alam semesta ini terbentuk ? Menurut dari pelajaran yang diajarkan pada waktu sekolah dulu, alam semesta ini terbentuk secara tiba-tiba dari sebuah partikel yang lebih kecil dari atom tunggal yang  meledak. Ledakan besar yang bernama big bang. Dari sini juga semua materi dan energi tercipta.  Setelah itu lambat laun alam semesta kemudian menjadi dingin dan diselimuti oleh kegelapan.  Singkat cerita partikel-partikel yang berasal dari pecahan ledakan tersebut saling tarik menarik dan memadat membentuk planet dan bintang-bintang.  Planet dan bintang-bintang tersebut teratur sedemikian hingga seperti sekarang ini.

Bumi pada awalnya juga sama, dia berupa kumpulan debu-debu dan gas yang memadat yang ada di sekitar matahari.  Ketika bumi mendingin maka laut mulai terbentuk.  Air pasang dan surut membuat posisi bulan dan bumi seperti sekarang ini.  Lalu sudahkah ada hewan sampai saat ini ? ternyata dalam perdiksi adalah belum.

Di dalam lautan di bumi tersebut ternyata ada mikroba-mikroba perintis, mikroba ini mengenal lingkungannya.  Susunan organnya sangat sederhana, kemudian mereka saling berkembang biak dan karena terus menerus beradaptasi dengan lingkungannya, maka struktur organnya lambat laun berubah.  Inilah yang dinamakan evolusi.  Dari evolusi yang panjang itu maka akhirnya makhluk mikroba tadi menjadi makhluk yang kita kenal bernama hewan. Makhluk-makhluk itupun ada sebagian yang keluar dari laut, dan sebagian lagi tetap didalamnya, kemudian menjelajah bumi dan selalu menyesuakian lingkungannya.  Karena evolusi-evolusi tadi, akhirnya terbentuklah berbagai macam jenis hewan.  Jadi, singkat cerita kita bisa mengatakan bahwa semua hewan itu berasal dari air. Eh ternyata cocok sama al-qur’an (muga-muga gak salah ngerti ) :D

“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?”(S.21 Al-Anbiya` 30).

“Dan Allah telah menciptakan semua jenis hewan dari air, maka sebagian dari hewan itu ada yang berjalan di atas perutnya dan sebagian berjalan dengan dua kaki, sedang sebagian (yang lain) berjalan dengan empat kaki. Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya, sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”(Q.S An-Nur : 45).”

Sumber : Video Comos A Spacetime Odyssey

Mempersiapkan Eclipse untuk Membangun Aplikasi Android

Siapa sih yang gak kenal dengan aplikasi android ? salah satu sistem operasi dari smart phone yang banyak digunakan di Indonesia.  Hoho, sebagai mahasiswa informatika harusnya malu dong kalau tidak mencoba membuat aplikasi android hehe #ups.  Ok, sebelum mau membuat aplikasi pasti harus ada yang dipersiapkan dulu.  Selain laptop ada beberapa program yang digunakan untuk membuat aplikasi android salah satunya adalah eclipse.  Kenapa kok eclipse sih ? ya karena menurutku ini yang paling ringan dibanding dengan android studio. Oh ya sebelumnya kenalin dulu yakz, eclipse itu sebenarnya buat bikin aplikasi berbasis java, tapi dengan menggunakan plugin, maka eclipse ini dapat digunakan untuk membangun aplikasi android.

Ok, sebelum memulai, ada baiknya kalian download terlebih dahulu program eclipsenya.  Sampai tulisan ini ditulis, eclipse udah nyampai versi yang namanya kepler, kalau nanti download dapat yang lebih baru ya tentu lebih bisa dipakai.  Untuk downloadnya bisa maen ke link berikut.

Setelah itu buka eclipsenya, lalu mulai pasang plugin androidnya, caranya yaitu dengan klik help, install new software.

Pilih add, lalu isi seperti gambar dibawah ini.

add location eclipse

klik ok, lalu centang yang developer tools

 dev tools

Kalau sudah selesai restart eclipse, dan jeng-jeng agan sudah bisa bikin aplikasi android.   Tandanya yaitu, ketika agan mau bikin project baru, klik file -> new -> project ada pilihan android application seperti ini

android project

oke, eclipse siap digunakan untuk membuat aplikasi android :D, lalu bagaimana cara memulai membuatnya ? bagaimana tutorialnya ? haha, ntar kalau ada waktu tak tulis lagi

Implementasi Class Diagram

Hehe, sebelumnya mohon maaf jika ada kekurangan atau kesalahan ya, mohon dikritisi.

Kali ini kita akan belajar membuat aplikasi berdasarkan class diagram yang udah dibuat.  Oh ya, sebelumnya class diagram yang akan dipakai ini sebenarnya kurang efektif karena kurang reusable halah apa kuwi haha. 

Ok, langsung saja kita akan mulai buat aplikasi yang bernama diary.  aplikasi ini merupakan aplikasi sederhana dimana membutuhkan admin dan user.  admin merupakan pihak yang dapat membuatkan user, tapi tak diijinkan sedikitpun untuk melihat curhatan user hehe.

user dapat melihat dan mengisi diarynya sendiri secara berkala.  Nah untuk class diagram yang akan kita buat adalah  seperti ini .

diagram class

niatnya sih pakai DAO Pattern tapi kayaknya juga gak bisa disebut itu juga haha, karena gak ada interface buat DAOnya ( benerin sendiri ntar yakz -_-, ini tutorial malah bikin pusing  ), tetapi pada intinya paling nggak kita sudah bisa memisahkan pengaksesan data dari database dan bussiness logic.

hoho ok kodenya gimana, karena lagi sibuk mau ngerjain TA, ane upload aja berikut databasenya -_-. oh ya programnya ini program desktop,

menggunakan vb.net

.net framework 3.5

databasenya menggunakan mssql

alangkah lebih baik kalau dibuka di visual studio 2013, kalau gak ada ya sudah buka pake versi dibawahnya bisa juga kayaknya :D

aplikasi ini belum jadi, ya udah 50% sih, tapi pada intinya dalam pembelajaran kali ini bagaimana mengejawantahkan dari class diagram menjadi kode.

bagaimana enkapsulasi itu dilakukan, dan bagaimana membuat method atau attribut, terus apalagi ya, ya gitu doang sih haha.

Ingat pada pertemuan sebelumnya kalian sudah berdarah-darah bikin class diagram, masak iya ndak dipakai hehe, kalau ndak dipakai ya ntar pplnya gak seru hihi ( walau inti utamanya sih yang penting programnya jadi dan jalan :D )

Linknya dimari

 

Belajar dari Ayunan Hingga Liang Lahat